reiSPIRASI : Komunitas Pelestarian Penyu di Pantai Samas Bantul

https://reispirasi.wordpress.com

Penyu merupakan satwa warisan purbakala yang sudah hidup di bumi sejak jutaan tahun lalu. Tentu bangga dong kita sebagai warga di bumi masih bisa melihat satwa dari zaman purbakala ini. Namun, kita sebagai manusia juga harus memerhatikan bahwa semakin lama jumlah penyu di Indonesia kian sedikit. Ada beberapa ancaman bagi hewan purba satu ini, misalnya penangkapan penyu untuk bahan dasar kerajinan hingga habitat penyu yang mulai terancam akibat pembangunan.

Di Jogja sendiri, ada komunitas pelestarian penyu bernama Reispirasi. Komunitas ini melakukan beragam kegiatan untuk menyelamatkan habitat penyu dan melestarikannya. Untuk lebih lengkapnya, berikut Tambo ajak mengenal lebih dalam dengan Reispirasi melalui fakta-fakta berikut ini :

1.Reispirasi merupakan komunitas yang membantu konservasi penyu di Pantai Samas.

https://reispirasi.wordpress.com

Reispirasi melakukan pengelolaan, perawatan dan pelestarian lingkungan sekitar kolam. Pantai Samas sendiri dipilih karena merupakan pantai pertama yang memiliki kolam konservasi penyu. Hanya saja pada akhir tahun 2013 terjadi abrasi besar-besaran yang menghancurkan kolam. Sehingga reispirasi dan berbagai pihak yang terkait membangun 3 kolam sebagai sarana konservasi di Pantai Samas.

2. Reispirasi merupakan komunitas terbuka.

https://reispirasi.wordpress.com

Artinya, siapa saja bisa ikut dalam kegiatan mereka. Tidak ada syarat tertentu bagi kamu yang mau gabung untuk melestarikan penyu-penyu ini.

Kegiatan pelepasliaran tukik atau bayi penyu dilakukan setiap memasuki musim menetas yakni pada kisaran bulan Mei-September.

Selain itu ada kegiatan lain yang dilakukan reispirasi rutin setiap hari minggu yakni penanaman pohon, pembangunan kolam konservasi dan pemberdayaan masyarakat seperti mengadakan kelas kreatif untuk anak-anak di Pantai Samas.

3.Reispirasi memiliki akun official fundraising yakni Little Fairness dan Tiraripa.

Radhita Rara | Tambo

Little fairness secara khusus memproduksi dan menjual barang-barang berbahan dasar goni. Bahan goni sendiri dipilih karena dapat didaur ulang dan ramah lingkungan.

Sedangkan tiraripa memproduksi dan menjual aksesoris seperti kalung, gelang dan pajangan meja yang terbuat dari limbah kayu yang dimodifikasi dengan resin

Produk-produk yang dijual menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan hasil dari pengolahan limbah. Selain kamu mendapatkan produk yang lucu dan ramah lingkungan, secara tidak langsung kamu sudah membantu melestarikan penyu-penyu yang ada di dunia, lho!

Leave a Reply

tambo-co-id