Kolam ini Berada di Tengah Hutan Belantara Borneo, Beningnya Pengen Nyebur!

Jajal berenang di segarnya kolam di tengah hutan, hilang penat dan lelah seketika!

Berenang di kolam renang, sudah sangat biasa ya. Berenang di mata air tentu seru dan segar. Lalu, bagaimana ya rasanya berenang di segarnya mata air yang berada di tengah- tengah hutan? Kalau kamu ingin merasakan berenang dengan suasana alam yang sangat natural, kolam berikut ini sangat cocok untuk jadi jujukan wisata dan melepas kepenatan jauh dari hingar bingar suasana kota.

Ternyata hutan Kalimantan tidak hanya terkenal dengan perkebunan sawit dan orang utannya saja, jauh di tengah belantara hutan Kalimantan terdapat beberapa kolam mata air yang sejuk nan eksotik. Kolam- kolam ini terbentuk secara alami dari sumber mata air bawah tanah maupun dari batuan karst disekitar hutan. Perlu ekstra perjuangan menuju ke kolam- kolam ini,tetapi sesampainya semua rasa lelahmu akan terbayar oleh kesegarannya. Penasaran?

Danau Nyadeng, Kelay, Kalimantan Timur

Berada di tengah kemegahan batuan karst Mangkalihat- Sangkulirang Kalimantan, Danau Nyadeng terbentuk dari mata air yang tersimpan di dalam karst. Airnya berwarna turqoise hingga bening layaknya cermin. Danau ini sendiri berada di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timurn dengan kedalaman lebih dari 50 meter. Butuh waktu kurang lebih 4 jam dari Berau. Memang butuh waktu yang lama untuk sampai ke mata air ini, jalanan yang ditempuh pun dari aspal hingga jalan tanah berlumpur. Ada dua alternatif jalan yang bisa dipilih, pertama melewati Sungai Lesan dengan perahu ketinting berkapasitas 3-4 orang dewasa dengan biaya Rp. 175.000 dan sedikit melawan arus sungai sekitar 30 menit dan dilanjutkan trekking melewati hutan sekitar 15 menit. Atau, memilih full trekking hutan selama 2 jam. Namun semua lelah tersebut akan terbayar dengan segarnya mata air ini.

Air Danau Nyadeng yang berwarna hijau toska begitu memanjakan mata

Pemandian Air Panas Pemapak, Biantan, Kalimantan Timur

Nah, yang ini lebih seru lagi. Ada pemandian air panas ditengah- tengah hutan di Kecamatan Biantan Bapinang, Berau, Kalimantan Timur. Tidak ada yang tahu pasti mengapa air danau cantik ini hangat, tidak berbau belerang, rasanya juga asin. Untuk bisa sampai ke danau ini, perlu 3 jam perjalanan dari Kabupaten Berau. Letaknya sekitar dua kilometer dari jalan lintas Tanjung Redeb menuju Talisayan ditambah jalan setapak berbatu membuat perjalan memerlukan tenaga ekstra. Danau ini baru ditemukan pada tahun 2012 dan masih minim infrastruktur tetapi pemandangannya sangat alami sekali. Lelah dan penat akan segera terbayar dengan berendam di air panas ini. Beningnya air juga sampai membuat batu- batu karang di dasar perairannya terlihat!

Tuh beningnya memanjakan kakimu yang lelah dan menghilangkan penatmu!

Danau Sigending, Teluk Sulaiman, Kalimantan Timur

Danau yang bisa dibilang telaga ini baru ditemukan pada tahun 2015 dan belum terlalu terekspos banget. Kebetulan nih tambo pernah kesini, bener- bener segar dan suasananya alam banget! Berada ditengah hutan di sebuah desa Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk- Biduk sekitar 6 jam dari Kabupaten Berau. Danau ini dapat ditempuh melalui jalur darat menembus hutan Kalimantan selama kurang lebih 1,5 jam atau berperahu kelotok dan dilanjutkan berjalan 15 menit. Akses yang susah dan fasilitas yang minim di danau ini karena masih dalam perkembangan tidak mengurangi syahdu dan segarnya berenang di kolam di tengah hutan ini. Biaya masuknya juga masih gratis dan biasanya danau ini ramai saat libur lebaran ketika kebanyakan warganya yang bekerja sebagai nelayan mengalihkan fungsi kapal kelotoknya menjadi kapal penumpang. Buat kamu yang suka tantangan patut dicoba sih!

Danau ini masih asli dan alami lho! Kalau main kesini tetap jaga keasliannya ya!

Labuan Cermin, Biduk- Biduk, Kalimantan Timur

Labuan cermin atau dikenal juga danau dua rasa karena air di danau ini terdiri dari dua rasa, tawar di bagian atas dan asin di bagian bawah . Dinamakan labuan cermin karena saking beningnya seakan- akan seperti cermin. Ajaibnya kedua air ini tidak bercampur dan ikan yang hidup pun ikan air tawar dan air asin. Dikelilingi hutan yang hijau dan teduh serta air yang biru bening bikin kamu buru- buru nyebur. Letaknya di desa Biduk- Biduk sekitar 6 jam dari Kabupaten Berau dan sudah mudah diakses dan banyak petunjuk jalan. Untuk bisa berenang disini, perlu naik kelotok dulu yang bisa disewa di loket.

Beningnya sampai kapalnya seperti melayang!